Adik Ahmad Butuh Uluran Tangan Pak Jokowi

Tepat di hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2017 hari ini, saya merenung panjang setelah melihat informasi berikut, dan berita yang beredar di media massa.

Merenungkan tentang apa yang bisa saya perbuat dan bagaimana harusnya saya bertindak atas kondisi ini.

Sambil membaca beritanya, naluriku berandai-andai, andai saja pemerintah, pak Jokowi tau dan cepat tersampaikan kepadanya oleh informasi semacam ini. Saya yakin dan percaya, fasilitas terbaik akan diberikan oleh adik ahmad ini.

Saya masih percaya, pemerintah memiliki kemurahan hati yang luar biasa. Memang benar, banyak yang mengkritik dan mencaci maki bagaimana kebijakan yang dibuat pemerintah.

Tapi kali ini, saya mengajak semua saudaraku untuk merendahkan hati dan pikirannya untuk kesembuhan adik Ahmad.

Mereka butuh bantuan pemerintah, butuh perhatian Pak Jokowi, mereka butuh uluran tangak kita. Semoga yang terbaik untuknya. Amin

••••••••••
Berikut Informasi Yang Tersebar dimedia sosial :

Hati Mana Yang Tidak Mau Mengulurkan Tangan Untuk Anak Ini

Adik Ahmad Romansyah penderita hidropaculus asal Kab. Luwu ini membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Kita tentu tak munkin lagi mendustai hati nurani terhadap nasib malang yang menimpa bayi dari keluarga kurang mampu Yusri dan Lisna Asal Desa Padang Lambe, Kec. Suli, Kab. Luwu.

Secara medis, diketahui adik Ahmad Romansyah menderita penyakit Hidropaculus, yaitu penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, sehingga terjadi pembesaran dibagian kepalah.

Dikabarkan sejak tiga bulan Adik Ahmad bersama orang tuanya menetap dikos mica Jl. Salodong  dan sekarang tengah menunggu jadwal operasi kedua Ahmad, yang akan berlangsung dirumah sakit Wahidin Sudirohusodo. Hal ini diketahui langsung dari Irfan Samsir seorang Aktivis Kemanusiaan saat menemui adik Ahmad bersama orang tuanya disebuah kos Mica di Jl. Solodong, Kamis Siang (01/05/2017).

"Sudah tiga bulan saya dan istri saya berada dimakassar, dan saat ini kami tengah menunggu jadwal operasi anak saya," Tutur Yusri (Ayah Ahmad).

Selain itu Yusri ia juga mengatakan dirinya hanya bekerja sebagai buruh bangunan berpenghasilan tidak tetap, namun sekarang ia harus menanggung beban ekonomi begitu besar, seperti biaya rumah sakit, biaya sehari-hari dan biaya pembeli susu untuk anaknya, "Setiap hari saya bekerja sebagai buruh bangunan, tapi sekarang sudah tidak lagi, karenanya saya bingung mau dimana lagi mendapat uang untuk biaya rumah sakit, biaya sehari-hari kami dan pembeli susu anak kami," Keluhnya.

Hal inilah yang menjadi alasan betapa keluarga kurang mampu ini sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Olehnya Irfan Samsir selaku Volunteers Jaringan kemanusiaan dan KER akan menggalang dana guna membantu meringankan beban keluarga adik Ahmad Romansyah, "Kami akan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban keluarga adik Ahmad Romansyah."

Sekedar diketahui bagi parah dermawan yang ingin berdonasi via rekening untuk adik Ahmad Romansyah, silahkan kirim ke nomor rekening yang tercantum dibawa ini :

No. Rek : 166401001672504 ( BRI )
Atas Nama : Sri Mutmainnah Roni
Cp : 085316268602 ( Irfan Samsir : PJ )
Cp : 082347143229 ( Sri Mutmainnah Roni : Bendahara )
Cp : 085333335840 ( Muh. Ramli: Volunteers JK )

Previous
Next Post »
Thanks for your comment