Contoh Essay "Dream Maker Camp" yang Lolos Tahun 2015 oleh The Leader

@yayanouht
Akhir-akhir ini event kepemudaan semakin hari semakin banyak, memiliki variasi dan brand tersendiri yang berbeda-beda, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk meningkatkan kualitas dan softskill yang dimiliki oleh pemuda di seluruh Indonesia. Mulai dari tingkat daerah, provinsi, nasional bahkan internasional menjadi sebuah iming-iming anak muda untuk ikut terlibat dalam event tersebut. Bagaimana tidak, satu event saja dapat merubah pola pikir dan sudut pandang seseorang dalam melihat permasalahan secara luas, bagimana jika mengikuti lebih dari satu, misalnya dua, tiga atau empat kegiatan kepemudaan. Tentu sensasi yang dirasakan setelah mengikuti event tersebut akan sangat berbeda.

Gambaran kecilnya saja, ketika kamu dihadapkan pada sebuah suasana baru, teman baru, lingkungan baru dan cara belajar yang menarik tentu kamu akan merasa nyaman dan ingin melakukan hal tersebut secara berulang-ulang. Sebab, kenyaman pada tiap individu adalah sebuah rangsangan perilaku yang ingin dan mau kita lakukan secara berulang-ulang. 

Nah, bagaimana dengan kegiatan kepemudaan ? Kegiatan kepemudaan ibarat sebuah ransangan yang ingin dilakukan secara berulang-ulang, didalamnya selain menemui teman baru dari seluruh Indonesia, kita juga dapat menemui berbagai metode baru, metode yang mengubah pola pikir kita dalam merumuskan dan menyimpulkan sesuatu. Yah, sebut saja cara berpikir dan bergaul yang baru.

Hal inilah yang saya dapatkan di Dream Maker Camp, sebuah event kepemudaan yang berani melirik dan menyimpulkan bahwa kegagalan dalam mencapai mimpi adalah sebuah mitos. Kuncinya adalah "kemauan". kegiatan ini mengubah sudut pandang pemikiran saya 90 derajat terhadap persepsi sesuatu, bagaimana tidak. Setiap sesi menyimpan rahasia yang cukup dalam, menyimpan sebuah kejutan dan ilmu yang cukup misteri. layaknya sebuah sinetron yang ditunggu tiap episode. Yah, semua itu adalah "kurikulum mimpi" yang disusun oleh teman-teman The Leader

Pertanyaannya apakah semua orang bisa mengikuti kegiatan ini ? Jawabannya Iya tentu semua bisa. Dengan catatan harus melewati prosedur yang telah ditentukan oleh panitia. Tetapi, paling tidak kita memiliki kesempatan yang sama dari 62,4 juta anak muda Indonesia untuk mengikuti kegitan tersebut. Bagaimana sih prosedur yang terapkan panitia ? setiap kepanitiaan tentunya menerapkan hal yang berbeda namun tidak akan beda jauh darai tahun sebelumnya. 
  
Secara umum, kegiatan kepemudaan selalu diawali dengan seleksi berkas, guna melihat gambaran umum siapa sih yang akan menjadi pesertanya kelak. dna khusus untuk Dream Maker Camp ini semua pendaftar diwajibkan membuat essai tentang project sosial yang akan dilaksanakan ketika berhasil menjadi peserta di Dream Maker Camp. Nantikan Dream Maker Camp tahun 2016 di www.theleader.org.

Contohnya Seperti Berikut : disini*

Catatan : untuk menghindari plagiasi maka teman-teman yang ingin mendapatkan contoh essai silahkan tuliskan e-mailnya di kolom komentar. (jika tidak ada respon silahkan hubungi penulis via ig : @yayanouht


Semoga Bermanfaat...!!!
Previous
Next Post »
Thanks for your comment